📚 SPIRIT DHUHA
📖 Kajian Riyadhus Shalihin
============================
💦☀💦☀💦☀💦☀💦☀💦

⏰ Bab 55

Keutamaan Zuhud Di Dunia Dan Anjuran Untuk Mempersedikit Keduniaan Dan Keutamaan Kefakiran

🍋 Hadist 482

🌿 Dari Abdullah bin Mughaffal r.a., katanya: Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: “Ya Rasulullah, demi Allah, sesungguhnya saya ini niscaya cinta kepada Tuan.” Beliau lalu bersabda: “Lihatlah baik-baik apa yang engkau ucapkan itu.” Orang itu berkata lagi: “Demi Allah, sesungguhnya saya ini niscayalah cinta kepada Tuan.” Dia berkata demikian sampai tiga kali. Kemudian beliau SAW bersabda: “Jikalau engkau mencintai saya, maka sediakanlah sebuah baju tijfaf untuk menempuh kefakiran, sebab sesungguhnya kefakiran itu lebih cepat mengenai orang yang mencintai saya daripada cepatnya air banjir sampai di tempat penghabisannya.”

🌿 Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah hadist hasan.

🌿 Attijfaf dengan kasrahnya ta’ mutsannat dan sukunnya jim dan dengan fa’ yang dirangkapkan yaitu sesuatu yang dikenakan pada kuda untuk menjaga dirinya dari bahaya – senjata dan lain-lain, dan kadang-kadang pakaian sedemikian itu juga dikenakan oleh manusia.

🍋 Keterangan:
🌿 Mungkin kita akan merasakan suatu keanehan pada sabda Rasulullah SAW kepada orang yang menyatakan cintanya kepada beliau, lalu beliau bersabda supaya orang itu bersiap-siap mengenakan baju kefakiran. Mengapa demikian dan apakah ada di balik sabda beliau itu yang sebenarnya?

🌿 Kita wajib ingat bahwa orang yang menyatakan dirinya kepada Nabi SAW, baik orang di zaman sahabat dahulu ataupun di zaman kita ini, berarti ia merasa ikut bertanggungjawab menyebarluaskan agama yang benar yakni Islam yang dibawa olehnya, bersedia berkorban, sanggup menderita dalam menghadapi siapapun yang hendak menghalang-halangi perkembangan agama itu. Untuk berkorban itu, bukan hanya berupa omongan yang keluar dari bibir yang tak bertulang, tetapi wajib disertai dengan perbuatan, dengan menginfakkan dan membelanjakan harta, menyumbangkan tenaga dan fikiran dan bilamana diperlukan berjihadpun suka mengikutinya.
🌿 Jadi bukan sebaliknya, misalnya mengakukan dirinya mencintai Nabi SAW, namun perbuatannya jauh bertentangan dengan ajaran yang dibawa oleh Islam.
Karena itu, jikalau benar-benar mencintai Nabi, pengabdian dan pengorbanan wajib ada. Orang yang bersikap demikian itulah yang dimaksudkan oleh beliau SAW supaya menyiapkan diri untuk mengenakan baju tijfaf liifaqri sebagaimana yang tercantum dalam Hadist di atas. Wallahu a’lam.

#ShalatYuk
#ShalatDhuhaYuk
#DhuhaUmmat

💦☀💦☀💦☀💦☀💦☀💦
============================
📬 Bagi Sahabat Kodham yang punya bakat menulis tentang Pengalaman Pribadi Terkait Shalat Dhuha dan ingin berbagi dengan Kodhamer, kirimkan cerita inspiratifnya dengan mencantumkan :

Nama#Group Kodham

Silahkan kirimkan via WhatsApp ke :
(Akhawat) : Ukh Siro
☎ 085624807925
(Ikhwan) : Akh Abdy
☎ 085261451417
❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁

Advertisements