πŸ“š SPIRIT DHUHA
πŸ“– Kajian Riyadhus Shalihin
============================
πŸ’¦β˜€πŸ’¦β˜€πŸ’¦β˜€πŸ’¦β˜€πŸ’¦β˜€πŸ’¦

πŸ“‹ Bab 56

Keutamaan Lapar, Hidup Serba Kasar, Cukup Dengan Sedikit Saja Dalam Hal Makan, Minum, Pakaian Dan Lain-lain Dari Ketentuan-ketentuan Badan Serta Meninggalkan Kesyahwatan- kesyahwatan (Keinginan-keinginan Jasmaniyah)

πŸ“ Hadist 495

β—ˆ Dari Abu Hurairah r.a., katanya: Rasulullah SAW pada suatu hari atau suatu malam keluar, kemudian tiba-tiba bertemu dengan Abu Bakar dan Umar radhiallahu ‘anhuma, lalu beliau bertanya: “Apakah yang menyebabkan engkau berdua keluar ini?” Keduanya menjawab: “Karena lapar ya Rasulullah.” Beliau lalu bersabda: “Adapun saya, demi Zat yang jiwaku ada di dalam genggaman kekuasaan-Nya, niscayalah yang menyebabkan saya keluar ini adalah sesuatu yang juga menyebabkan engkau berdua keluar itu – yakni sama-sama karena lapar – Ayolah pergi.” Keduanya pergi bersama Beliau SAW, lalu mendatangi seorang lelaki dari kaum Anshar, tiba-tiba lelaki itu tidak sedang di rumahnya.

β—ˆ Ketika isterinya melihat Nabi SAW, lalu berkata: Marhaban wa ahlan. Selamat datang di rumah ini dan harap mendapatkan keluarga yang baik. Rasulullah SAW lalu bertanya: “Di mana Fulan – suamimu?” Isterinya menjawab: “Ia pergi mencari air tawar untuk kita.” Tiba-tiba di saat itu orang Anshar – suaminya itu – datang. Ia melihat kepada Rasulullah SAW dan kedua orang sahabatnya, kemudian berkata: “Alhamdulillah. Tiada seorangpun yang pada hari ini mempunyai tamu-tamu yang lebih mulia daripada saya sendiri. Orang itu lalu pergi kemudian datang lagi menemui tamu-tamunya itu dengan membawa sebuah batang kurma – berlobang – berisikan kurma berwarna, kurma kering dan kurma basah. lapun berkata: “Silakanlah makan.”

β—ˆ Selanjutnya ia mengambil pisau, lalu Rasulullah SAW bersabda: “Jangan menyembelih yang mengandung air susu.” Orang Anshar itu lalu menyembelih untuk tamu-tamunya itu, kemudian mereka makan kambing itu, juga kurma dari batang kurma tadi serta minum pulalah mereka. Setelah semuanya itu kenyang dan segar-tidak kehausan-lalu Rasulullah SAW bersabda: “Demi Zat yang jiwaku ada di dalam genggaman kekuasaan-Nya, niscayalah engkau semua akan ditanya dari kenikmatan yang engkau semua rasakan ini pada hari kiamat. Engkau semua dikeluarkan dari rumahmu oleh kelaparan. Kemudian, engkau semua tidak kembali sehingga engkau semua memperoleh kenikmatan ini.” (HR. Muslim)

⇨ Ucapannya yasta’dzibu artinya mencari air tawar dan itulah air yang bagus. Al-‘izdqu dengan kasrahnya ‘ain dan sukunnya dzal mu’jamah, yaitu batang atau dahan – kurma dan lain-lain. Almud- yatu dengan dhammahnya mim atau boleh pula dikasrahkan, yaitu pisau. Alhalub ialah binatang yang berisikan susu dalam teteknya.

⇨ Pertanyaan mengenai kenikmatan ini adalah pertanyaan tentang banyak jumlahnya kenikmatan, bukan pertanyaan sebagai olok-olok dan penyiksaan.

β—ˆ Wallahu a’lam.
⇨ Adapun orang Anshar yang didatangi oleh Rasulullah SAW serta kedua orang sahabatnya itu ialah Abul Haitsam bin at-Taihan. Demikianlah dalam sebuah Hadist yang dijelaskan menurut riwayat Tirmidzi dan lain-lain.

#ShalatYuk
#ShalatDhuhaYuk
#DhuhaUmmat

πŸ’¦β˜€πŸ’¦β˜€πŸ’¦β˜€πŸ’¦β˜€πŸ’¦β˜€πŸ’¦
============================
πŸ“¬ Bagi Sahabat Kodham yang punya bakat menulis tentang Pengalaman Pribadi Terkait Shalat Dhuha dan ingin berbagi dengan Kodhamer, kirimkan cerita inspiratifnya dengan mencantumkan :

Nama#Group Kodham

Silahkan kirimkan via WhatsApp ke :
(Akhawat) : Ukh Siro
☎ 085624807925
(Ikhwan) : Akh Abdy
☎ 085261451417
❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁

Advertisements