๐Ÿ“ฃ Kodham Media
๐Ÿ“š Motivasi Shalat Dhuha

Hari tanggal : Selasa, 17 Januari 2016
๐ŸŒ 18 Rabi’ul Akhir 1438 H
No. : 18/KOM/XII/2016
Tujuan. : Sahabat Kodham dan Umum

๐Ÿ›๐Ÿ€๐Ÿ›๐Ÿ€๐Ÿ›๐Ÿ€๐Ÿ›๐Ÿ€๐Ÿ›๐Ÿ€๐Ÿ›๐Ÿ€๐Ÿ›

Shalat Dhuha (Dalam Sebuah Tinjauan) Part 4/6

Cara Melaksanakannya

๐Ÿ•ŠBanyak bahan media cetak yang boleh dirujuk bagi mengetahui cara melakukan solat sunat Dhuha ini merangkumi bacaan-bacaan dalam solat hinggalah dalam sujud dan doa setelah selesai ibadat tersebut.

๐Ÿ•ŠCuma secara asas dan mudahnya berdasarkan hadis-hadis Nabi, shalat sunat Dhuha ini dilakukan seperti shalat-shalat lain, cuma bacaan yang dianjurkan Baginda S.A.W. selepas al-Fatihah, menurut hadis yang disampaikan oleh Uqbah bin Amir, ialah surah al-Syams pada rakaat pertama dan al-Dhuha pada rakaat kedua. (Riwayat al-Hakim)

๐Ÿ•ŠNamun begitu, perkara (bacaan dalam solat) ini adalah sesuatu yang subjektif dan tidak statik. Maka tidak perlulah hanya terikat dengan kaifiat tertentu dan bacaan tertentu. Apa yang penting, solat tersebut diniatkan dengan betul, syarat-syaratnya dipenuhi dan rukun-rukunnya disempurnakan sebaik-baiknya. Begitu jugalah dengan doa selepas solat tersebut.

Hukum Shalat Dhuha

๐Ÿ•ŠShalat Dhuha hukumnya sunnah muakkad (yang ditekankan) [Majmuโ€™ Fatawa Imam Abdul Aziz bin Baz, 11:399]. Karena Nabi melakukannya, menganjurkan para sahabat beliau untuk melakukannya dengan menjadikannya sebagai wasiat.Wasiat yang diberikan untuk satu orang oleh beliau, berarti juga wasiat untuk seluruh umat, kecuali bila ada dalil yang menunjukkan kekhususan hukumnya bagi orang tersebut.ย Dasarnya adalah hadits Abu Hurairah Radhiyallahu โ€˜anhu yangย menceritakan : โ€œKekasihku Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam memberi wasiat kepadaku dengan tiga hal yang tidak pernah kutinggalkan hingga meninggal dunia : Puasa tiga hari dalam sebulan, dua rakatโ€™at shalat Dhuha, dan hanya tidur setelah melakukan shalat Witirโ€ [Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim. Oleh Al-Bukhari no. 1981. Diriwayatkan oleh Muslim no. 721, telah ditahrij sebelum ini].

๐Ÿ•ŠImam An-Nawawi Rahimahullah mengunggulkan pendapat bahwa shalat Dhuha itu hukumnya aunnah muakkad, setelah beliau membeberkan hadits-hadits dalam persoalan itu. Beliau menyatakan : โ€œHadits-hadits itu semuanya sejalan, tidak ada pertentangan diantaranya bila diteliti. Alhasil, bahwa shalat Dhuha itu adalah sunnah muakkadโ€ [Syarah An-Nawawi atas Shahih Muslim 5/237 dan lihat Fathul Bari, Ibnu Hajar 3/57]

Sumber :
http://bit.ly/2hIC0z9

KONSULTASI
085259476549 (Ustadz Noor Rahmat)
089502816008
======================
FB : Komunitas Dhuha Ummat
FP : Komunitas Dhuha Ummat
Twiter :@DhuhaUmmat
Website : kodham.org
IG : @kodhamdhuhaummat
Line : kodham_
=======================
Cara gabung kodham
Ketik : Gabungkodham#nama#L/P#umur#noWA/PIN BBM#domisili#aktivitas
Kirim ke
โฉWA
Ikhwan : Abu Ali (085608533984)
Akhwat : Ummi Asih (085878400076)
Atau Open Link
https://chat.whatsapp.com/Hp5YJwloz40CNhs3YmBphO
โฉBBM
Ukh Indri ( D26AE7A8)
==================
====๐Ÿ’ฐSEDEKAH KODHAM ๐Ÿ’ฐ====

๐Ÿ’ฐ๐Ÿง:
BSM (kode bank 451 )
Norek : 7083696413
a.n Rochiyat

๐Ÿ“ฑKonfirmasi ke ukhti Ria (0899-9585-443)

Advertisements