πŸ“£ Kodham Media
πŸ“š Shirah Nabawiyah

Hari tanggal : Ahad, 05 Maret 2017
🌝 06 Jumadil Akhir 1438 H
No. : 05/KOM/III/2017
Tujuan. : Sahabat Kodham dan Umum

πŸ™‡πŸ»β€β™€πŸ’°πŸ™‡πŸ»β€β™€πŸ’°πŸ™‡πŸ»β€β™€πŸ’°πŸ™‡πŸ»β€β™€πŸ’°πŸ™‡πŸ»β€β™€πŸ’°

Kematian sang suami

Suatu ketika, Maalik pergi menuju Syam. Di dalam perjalanannya ia bertemu dengan musuhnya. dan mati terbunuh. Mendengar kematian suaminya, Ummu Sulaim berkata, “Aku tidak akan memberi Anas makanan sampai ia meninggalkan musim susuku (ASI).”

Ummu Sulaim kemudian berkata lagi, “Aku tidak akan menikah sampai Anas dewasa.” Kebaikan Ummu Sulaim diungkapkan Anas bin Maalik pada sebuah majelis, “Semoga Allah membalas jasa baik ibuku yang telah berbuat baik padaku dan telah menjagaku dengan baik.” Ummu Sulain menyerahkan si jantung hatinya, Anas, sebagai pelayan di sisi seorang pengajar manusia dengan segala kebaikan, yakni Rasulullah SAW.
Menikah lagi dengan mahar “Islam”

Kemuliaan dan kebaikan Ummu Sulaim terdengar di telinga Abu Thalhah, seorang hartawan di zaman itu.

Abu Thalhah berusaha untuk meminang Ummu Sulaim. Abu Thalhah pun melamar Ummu Sulaim dengan mahar yang mahal sekali. Namun, lamaran itu ditolak Ummu Sulaim. “Tidak sepantasnya aku menikah dengan seorang musyrik. Tidakkah engkau mengetahui wahai Abu Thalhah, bahwa sesembahan kalian itu diukir oleh seorang hamba dari keluarga si Fulan. Sesungguhnya bila kalian menyalakan api padanya pastilah api itu akan membakarnya.”

Di kemudian hari Thalhah kembali datang dengan mahar yang paling istimewa. Dengan harapan Ummu Sulaim bisa luluh dan mau menerimanya. Namun Ummu Sulaim kembali menolaknya. Lalu ia berkata dengan santun, “Tidak pantas orang yang sepertimu akan ditolak wahai Abu Thalhah. Akan tetapi engkau seorang kafir sedang aku seorang Muslimah yang tidak pantas bagiku untuk menikah denganmu.”

Lalu Abu Thalhah berkata, “Itu bukan kebiasaanmu.” Ummu Sulaim berkata, “Apa kebiasaanku?” Ia berkata, “Emas dan perak.” Ummu Sulaim menjawab,”Sesungguhnya aku tidak menginginkan emas dan perak, akan tetapi aku hanya inginkan darimu adalah ‘Islam’.”

Abu Thalhah lalu berkata, “Siapakah orang yang akan membimbingku untuk hal itu?” Ummu Sulaim berkata, “Yang akan mengenalkan hal itu adalah Rasulullah SAW.” Pergilah Abu Thalhah menemui Nabi SAW. Ketika itu Rasulullah SAW sedang duduk bersama para sahabatnya.

Saat melihat Abu Thalhah, Nabi SAW bersabda, “Telah datang kepada kalian Abu Thalhah yang nampak dari kedua bola matanya semangat keislaman.” Lalu Abu Thalhah datang dan mengabarkan apa yang telah dikatakan oleh Ummu Sulaim terhadapnya. Abu Thalhah pun ahkhirnya menikahi Ummu Sulaim dengan mahar yang telah dipersyaratkannya, yakni Islam.

Tsabit seorang perawi hadits berkata, dari Anas RA, “Tidaklah aku mendengar ada seorang wanita yang lebih mulia maharnya dari pada Ummu Sulaim yang mana maharnya adalah al-Islam.”
Sumber :
http://bit.ly/2mWSBBu
KONSULTASI
+85259476549 (Ustadz Noor Rahmat)
======================
FB : Komunitas Dhuha Ummat
FP : Komunitas Dhuha Ummat
Twiter :@DhuhaUmmat
Website : kodham.org
IG : @kodhamdhuhaummat
Line : kodham_
=======================
Cara gabung kodham
Ketik : Gabungkodham#nama#L/P#umur#noWA/PIN BBM#domisili#aktivitas
Kirim ke
⏩WA
Ikhwan : Abu Ali (085608533984)
Akhwat : Ummi Asih (085878400076)
Atau Open Link
https://chat.whatsapp.com/Hp5YJwloz40CNhs3YmBphO
⏩BBM
Ukh Indri ( D26AE7A8)
==================
====πŸ’°INFAQ MILAD KODHAM πŸ’°====

🏧BSM (Kode Bank 451)
Norek:7083696413
a.n Rochiyat

🏧BRI Syariah (Kode Bank 422) Norek:1032599121
a.n M.Lukmanul Hakim

β–ΆTambahkan 003 (kode unik) ya, dibelakang nominal yang ditransfer.

Misal mau berinfak Rp.50.000 ,-
Mohon transfer sebesar Rp. 50.003,-

☎Konfirmasi: Ke admin masing-masing

✊🏻 Mensyi’arkan semangat dhuha untuk kebangkitan Ummat

Advertisements