πŸ“£ Kodham Media
πŸ“š Shirah Nabawiyah

Hari tanggal : Ahad, 19 Maret 2017
🌝 20 Jumadil Awal 1438 H
No. : 19/KOM/IIi/2017
Tujuan. : Sahabat Kodham dan Umum

πŸ›πŸ€πŸ›πŸ€πŸ›πŸ€πŸ›πŸ€πŸ›πŸ€πŸ›πŸ€πŸ›

🌸 Ummu Umarah – Prajurit Muslimah yang Gagah Berani
Ummu Umarah memiliki nama lengka Nusaibah binti Ka’ab bin Amru bin Auf bin Mabdzul al-Anshaiyah. Ia adalah seorang wanita dari Bani Mazin an-Najar.

Beliau wanita yang bersegera masuk Islam, salah seorang dari dua wanita yang bersama para utusan Anshar yang datang ke Mekah untuk melakukan bai’at kepada Rasulullah Shallallahu β€˜alaihi wa sallam.

Disamping memiliki sisi keutamaan dan kebaikan, ia juga suka berjihad, pemberani, ksatia, dan tidak takut mati di jalan Allah.

Keberanian Ummu Umarah membuat Rasulullah SAW bangga. ”Siapakah yang sanggup melakukan seperti yang engkau lakukan, wahai Ummu Umarah?” ujar Rasulullah memuji.

Ketika Rasulullah SAW memimpin pasukannya menuju bukit Uhud, ia bersama suaminya, Ghaziyah bin Amr serta dua buah hatinya, Abdullah dan Hubaib tutur bergabung. Awalnya, Ummu Umarah bertugas sebagai perawat tentara yang terluka serta menyediakan minuman, selanjutnya ia ikut berjihad terjun langsung dalam beberapa pertempuran.
🌸 Pertempuran uhud

Bukit Uhud, 7 Syawal 3 H/ 22 Maret 625 M. Sekitar 700 pasukan tentara Muslim yang dipimpin Rasulullah SAW bertempur melawan 3.000 tentara kafir di bawah komando Abu Sufyan. Kemenangan yang hampir diraih umat Islam, berubah menjadi kekalahan, setelah pasukan Muslim mengabaikan perintah Rasulullah SAW.

Pasukan kafir pun memukul balik serangan tentara Muslim. Mereka berniat untuk membunuh Rasulullah SAW. Melihat pasukan Muslim yang terjepit, seorang prajurit Muslimah bernama Ummu Umarah atau Nasibah binti Ka’ab al-Anshariyah justru tampil mengangkat pedang. Dengan penuh keberanian, Ummu Umarah menghadang laju tentara kafir yang berniat membunuh Nabi Muhammad SAW.

”Siang itu, sambil membawa sekendi air, saya keluar menuju Uhud untuk menyaksikan pertempuran kaum Muslimin. Awalnya, tentara Muslim memenangkan pertempuran. Namun, ketika pasukan Islam mulai kalah, saya langsung terjun ke medan laga. Saya halau segala serangan yang datang ke arah Rasulullah dengan pedang saya,” kisah Ummu Umarah seperti dituturkan Ibnu Sa’ad dalam Thabaqat.

Ummu Umarah tak gentar saat menghadapi Ibnu Qumai’ah yang penuh amarah hendak membunuh Rasulullah. Serangan demi serangan, ia halau dengan pedangnya. Hingga, ia mengalami luka pada bagian pundaknya. Ummu Umarah mengisahkan peristiwa heroik yang dialaminya pada Perang Uhud dengan penuh semangat.

β€œAku melihat banyak di antara kaum Muslimin yang lari kocar-kacir dan menginggalkan Rasulullah. Hingga tinggal tersisa beberapa orang yang melindungi beliau termasuk aku, kedua anakku, sedangkan suamiku berada di depan beliau untuk melindunginya. Dan Rasulullah melihat aku tidak bersenjata,” ungkap Ummu Umarah.

Saat melihat seorang tentara Muslim yang mundur, Rasulullah pun berkata,”Berikan senjatamu kepada orang yang sedang berperang.” Ummu Umarah pun lalu mengambil pedang yang dilemparkan tentara yang lari tersebut dan segera melindungi Nabi SAW dari gempuran musuh.
Sumber :
http://bit.ly/2nmcxSg

KONSULTASI
+85259476549 (Ustadz Noor Rahmat)
======================
FB : Komunitas Dhuha Ummat
FP : Komunitas Dhuha Ummat
Twiter :@DhuhaUmmat
Website : kodham.org
IG : @kodhamdhuhaummat
Line : kodham_
=======================
Cara gabung kodham
Ketik : Gabungkodham#nama#L/P#umur#noWA/PIN BBM#domisili#aktivitas
Kirim ke
⏩WA
Ikhwan : Abu Ali (085608533984)
Akhwat : Ummi Asih (085878400076)
Atau Open Link
https://chat.whatsapp.com/Hp5YJwloz40CNhs3YmBphO
⏩BBM
Ukh Indri ( D26AE7A8)
==================
====πŸ’°SEDEKAH KODHAM πŸ’°====

πŸ’°πŸ§:
BSM (kode bank 451 )
Norek : 7083696413
a.n Rochiyat

πŸ“±Konfirmasi ke ukhti Ria (0899-9585-443)

Advertisements