📚 SPIRIT DHUHA
📖 Kajian Riyadhus Shalihin
=============================
💦☀💦☀💦☀💦☀💦☀💦

📋 Bab 74

Sabar, Perlahan-lahan Dan Kasih-sayang Lemah-lembut

 

📝 Hadist 638

🎍 Dari Abu Ya’la, yaitu Syaddad bin Aus r.a. dari Rasulullah SAW, sabdanya: “Sesungguhnya Allah itu menetapkan untuk berbuat kebaikan dalam segala hal. Maka jikalau engkau semua membunuh, maka berlaku baiklah dalam membunuh itu dan jikalau engkau semua menyembelih, maka berlaku baguslah dalam menyembelih itu. Hendaklah seseorang dari engkau semua itu mempertajamkan pisaunya serta memberi kelonggaran kepada apa yang disembelihnya itu,” seperti mempercepat jalannya pisau, tidak dikuliti sebelum benar-benar dingin, memberi minum sebelum disembelih dan Iain-lain. (HR. Muslim)

🎍 Keterangan:
🎍 Dalam Agama Islam hukuman bunuh itu juga diadakan, misalnya orang yang berzina muhshan, yaitu dengan cara dirajam (lihat Hadis keempat belas) atau perampok yang menghadang di jalan dengan cara dibunuh lalu disalibkan, juga seperti orang yang bermurtad dari Agama Islam, iapun wajib dibunuh setelah dinanti-kan tiga hari untuk disuruh bertaubat. Pembunuhannya dengan dipotong lehernya. Dalam hal hukuman bunuh dengan pemotongan leher ini, Rasulullah SAW memberikan tuntunan hendaknya dilakukan dengan sebaik-baiknya, umpama pedang yang digunakan untuk itu hendaklah yang tajam, juga jangan mengadakan siksaan yang tidak-tidak, memotong-motong anggotanya setelah mati, dijadikan tontonan dan Iain-Iain.

🎍 Mengenai hukuman rajam, yakni dilempari batu yang sedang, sampai mati untuk orang yang berzina muhshan serta dibunuh lalu disalibkan untuk perampok, maka caranya memang demikianlah yang ditetapkan oleh syari’at. Jadi, sekalipun tampaknya kurang baik tetapi oleh sebab sudah demikian itu yang digariskan oleh syari’at Islam, maka cara itu wajib tetap diikuti, sesuai dengan nash-nash yang ada.

🎍 Juga di kala menyembelih binatang untuk dimakan, hendaklah dengan cara yang sebaik-baiknya pula, misalnya pisaunya yang tajam, disenang-senangkan dulu sebelum disembelih dengan diberi makan minum secukupnya, dibaringkan di tempat yang rata, pisau dijalankan secepat mungkin sampai putuslah urat besar di lehernya, jangan dikuliti dulu sampai dingin badannya, jangan pula menyembelih yang satu di muka yang lainnya, jangan pula disembelih binatang yang menyusui sebab kasihan anaknya dan Iain-Iain lagi.

🎍 Renungkanlah betapa lengkapnya aturan-aturan dalam Agama Islam itu, sampai menyembelihpun diberi tuntunan secukupnya.

 

#ShalatYuk
#ShalatDhuhaYuk
#DhuhaUmmat

💦☀💦☀💦☀💦☀💦☀💦
=============================
📬 Bagi Sahabat Kodham yang punya bakat menulis tentang Pengalaman Pribadi Terkait Shalat Dhuha dan ingin berbagi dengan Kodhamer, kirimkan cerita inspiratifnya dengan mencantumkan :

Nama#Group Kodham

Silahkan kirimkan via WhatsApp ke :
(Akhawat) : Ukh Siro
☎ 085624807925
(Ikhwan) : Akh Abdy
☎ 085261451417
❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁❁═❁

Advertisements