📣 Kodham Media
📚 Motivasi Shalat Fardhu

Hari tanggal : Senin, 12 Maret 2018
🌝 24Jumadil Akhir 1439 H
No. : 12/KOM/III/2018
Tujuan. : Sahabat Kodham dan Umum

💫💦💫💦💫💦💫💦💫💦💫💦💫💦💫💦💫💦

🌤TANYA JAWAB SEPUTAR SHALAT FARDHU🌤

💫Pertanyaan 17: Adakah bacaan Iftitah yang lain?

Jawaban :
Riwayat pertama : 
“Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan dosa-dosaku sebagaimana telah Engkau jauhkan antara timur dan
barat. Ya Allah, sucikanlah aku dari dosa-dosa sebagaimana disucikannya kain yang putih dari kotoran.Ya Allah basuhlah dosa-dosaku dengan air, salju dan air yang sejuk”. (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Riwayat ke dua :
“Aku hadapkan wajahku kepada Dia yang telah menciptakan langit dan bumi, aku condong kepada
kebenaran, berserah diri kepada-Nya, aku tidak termasuk orang-orang musyrik.Sesungguhnya shalatku,
ibadahku, hidupku, matiku hanya untuk Allah Rabb semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya, dengan
itulah aku diperintahkan, aku termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim). Ya Allah, Engkaulah
Penguasa, tidak ada tuhan selain Engkau. Engkau adalah Tuhanku, aku adalah hamba-Mu, aku telah
menzalimi diriku, aku mengakui dosaku, ampunilah aku atas dosa-dosaku semuanya, sesungguhnya
tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau, tunjukkan padaku kebaikan akhlaq, tidak ada
yang dapat menunjukkannya kecuali Engkau, alihkan dariku kejelekan prilaku, tidak ada yang ddapat mengalihkannya kecuali Engkau, aku sambut panggilan-Mu, semua kebaikan berada dalam kedua tangan-Mu dan kejelekan tidak ada pada-Mu, aku bersama-Mu dan kepada-Mu, Maha Suci Engkau, Maha Tinggi Engkau, aku memohon ampun kepada-Mu dan aku kembali kepada-Mu”. (HR. Muslim, Ahmad, Abu Daud, at-Tirmidzi, an-Nasa’I, Ibnu Majah dan Ahmad).

Riwayat ke tiga :
Maha Suci Engkau ya Allah dan dengan pujian-Mu, Maha Suci nama-Mu dan Maha Tinggi keagungan-
Mu, tidak ada tuhan selain Engkau”. (HR. Abu Daud, at-Tirmidzi, an-Nasa’I, Ibnu Majah dan Ahmad).

Riwayat ke empat :
Dari Abdullah bin Umar, ia berkata: “Ketika kami shalat bersama Rasulullah, tiba-tiba seorang laki-laki
diantara banyak orang mengucapkan: “Allah Maha Besar, segala puji bagi-Nya pujian yang banyak, Maha Suci Allah pagi dan petang”. Rasulullah Saw bertanya: “Siapakah orang yang mengucapkan
kalimat anu dan anu”. Seorang laki-laki menjawab: “Saya wahai Rasulullah”. Rasulullah Saw berkata:
“Aku merasa takjub dengan kalimat itu, dibukakan untuknya pintu-pintu langit”. Umar berkata: “Aku
tidak pernah meninggalkan kalimat-kalimat itu sejak aku mendengar Rasulullah Saw mengatakan itu”.
(HR. Muslim).

Riwayat ke lima : 
Dari Anas, ada seorang laki-laki datang, ia masuk ke dalam barisan, nafasnya sesak (karena tergesa-gesa, ia mengucapkan: “Segala puji bagi Allah, pujian yang banyak, baik dan penuh keberkahan di dalamnya”.
Ketika Rasulullah Saw selesai melaksanakan shalat, beliau bertanya: “Siapakah diantara kamu yang
mengucapkan kalimat tadi?”. Orang banyak terdiam. Rasulullah Saw berkata: “Siapa diantara kamu yang
mengucapkannya, sesungguhnya ia tidak mengatakan yang jelek”. Seorang laki-laki berkata: “Saya
datang, nafas saya tersengal-sengal, lalu saya mengucapkannya”. Rasulullah Saw berkata: “Aku telah melihat dua belas malaikat segera mendatanginya, berlomba ingin mengangkatnya”. (HR. Muslim).

Riwayat ke enam :
“Ya Allah, bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi. Bagi-Mu segala puji, Engkau Pengatur langit dan bumi. Segala puji bagi-Mu, Engkau Pemilik langit dan bumi beserta isinya. Engkau Maha Benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar, surga itu benar, neraka itu
benar, hari kiamat itu benar. Ya Allah, kepada-Mu aku berserah diri, dengan-Mu aku beriman, kepada-
Mu aku bertawakkal, kepada-Mu aku kembali, dengan-Mu aku melawan orang-orang yang mmemusuhiMu, kepada-Mu aku berhukum, ampunilah aku atas dosaku di masa lalu dan akan datang, yang aku
rahasiakan dan aku nyatakan,Engkaulah Tuhanku, tiada tuhan selain Engkau”. (HR. al-Bukhari dan
Muslim).

Riwayat ke tujuh : 
Abu Salamah bin Abdirrahman bin ‘Auf berkata: “Saya bertanya kepada Aisyah Ummul Mu’minin:
“Dengan apa Rasulullah Saw mengawali shalatnya pada sebagian malam?”. Aisyah menjawab: “Apabila Rasulullah Saw bangun untuk Qiyamullail, beliau mengawali shalatnya:
“Ya Allah Rabb Jibra’il, Mika’il dan Israfil, Pencipta langit dan bumi, Yang Mengetahui alam yang ghaib
dan yang tampak. Engkaulah yang menetapkan hukum diantara hamba-hamba-Mu tentang apa yang
mereka perselisihkan. Berikanlah hidayah kepadaku tentang kebenaran yang dipertentangkan, dengan izin-Mu, sesungguhnya Engkau memberikan hidayah pada orang-orang yang Engkau kehendaki menuju jalan yang lurus”. (HR. Muslim).

Continues part 17…

Sumber :
Judul Buku Tanya Jawab sekitar Shalat Fardhu
Penulis: H. Abdul Somad, Lc., MA.

KONSULTASI
+85259476549 (Ustadz Noor Rahmat)
======================
FB : Komunitas Dhuha Ummat
FP : Komunitas Dhuha Ummat
Twiter :@DhuhaUmmat
Website : kodham.org
IG : @kodhamdhuhaummat
Line : kodham_
=======================
Cara gabung kodham
Ketik : Gabungkodham#Nama#L/P#umur#NoWA/Domisili

Kirim ke
⏩WA
Ikhwan : Abu Ali (085608533984):
Akhwat : Ummi Asih (085878400076)

Atau Open Link
https://chat.whatsapp.com/Hp5YJwloz40CNhs3YmBphO

==================
====💰SEDEKAH KODHAM 💰====

🏧BSM (Kode Bank 451)
Norek:7083696413
a.n Rochiyat

📱Konfirmasi ke Ummi Asih
(085878400076)

Advertisements